BMKG: Sesar Cimandiri Rajamandala Aktif Picu Gempa 3,0 M di Cianjur

BMKG: Sesar Cimandiri Rajamandala Aktif Picu Gempa 3,0 M di Cianjur
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Getty Images

Masyarakat Cianjur dan sekitarnya panik akibat merasakan getaran gempa berkekuatan 3,0 magnitudo pada Sabtu (5/6) malam. Getaran terasa kuat karena berdasarkan catatan BMKG, kedalaman gempa 10 kilometer.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa ini disebabkan adanya pergeseran sesar Cimandiri Rajamandala.

"Giliran sesar Cimandiri Rajamandala aktif memicu gempa 3,0 dan getarkan Cianjur malam ini," ujar Daryono dalam keterangannya.

Sesar Cimandiri Rajamandala berarah barat daya-timur laut yang membentang mulai dari selatan Kota Sukabumi menerus ke arah timur laut menuju Rajamandala hingga ke kawasan kompleks Burangrang, Kabupaten Bandung Barat.

BMKG: Sesar Cimandiri Rajamandala Aktif Picu Gempa 3,0 M di Cianjur (1)
Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG. Foto: Jafrianto/kumparan

Dalam laporan ilmiah 'Pola Struktur Regional Jawa Barat Laboratorium Geodinamik Jurusan Geologi FMIPA-Unpad, Feisal Hilmi dan Iyan HaryantoJalur', sesar ini diperkirakan masih berlanjut ke Subang, bergabung dengan sesar Baribis yang membentang dari Purwakarta hingga Majalengka.

BMKG melaporkan titik gempa berada di 3 kilometer tenggara Cianjur. Getaran gempa dirasakan masyarakat Cianjur dengan kekuatan II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Merujuk informasi BMKG, skala MMI II artinya getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara skala MMI III menandakan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

BPBD Cianjur hingga saat ini belum menerima laporan dari warga terkait kerusakan bangunan akibat gempa ini.

BMKG: Sesar Cimandiri Rajamandala Aktif Picu Gempa 3,0 M di Cianjur (2)
Warga keluar rumah usai gempa di Cianjur. Foto: Dok. Istimewa

Gempa di Cianjur pada malam hari terjadi setelah kawasan Sukabumi diguncang gempa berkekuatan sama, 3,0 magnitudo, pada Sabtu siang pukul 12.47 WIB. Namun kedalaman gempa hanya 3 kilometer dengan pusatnya berada di 5 kilometer tenggara Sukabumi.

Daryono menyebut gempa di Sukabumi dipicu aktivitas sesar Cimandiri (Nyalindung-Cibeber). Menurutnya, getaran gempa ini menyebabkan rumah di Kecamatan Cireunghas retak-retak.

Ia juga menjelaskan gempa di Sukabumi dibarengi dengan laporan warga terkait ledakan menggelegar.

"Fenomena ledakan menggelegar yang dilaporkan warga disebabkan pusat gempanyan yang sangat dangkal," terangnya.