Ketiga indeks utama di Wall Street mencatatkan kenaikan pada akhir pekan lalu. Bertambahnya saham utama AS itu sejalan dengan menguatnya data perekonomian, seperti manufaktur, penjualan rumah baru, hingga laporan pendapatan emiten yang mulai menunjukkan perbaikan.
Melansir Reuters, Senin (26/4), Dow Jones Industrial Average naik 0,67 persen menjadi 34.043,49 dan S&P 500 naik 1,09 persen pada 4.180,17 atau tepat di bawah penutupan tertinggi pada 16 April. Nasdaq bertambah 1,44 persen menjadi 14.016.81.
Meski demikian, secara mingguan ketiganya masih mencatatkan penurunan tipis. Selama pekan lalu, S&P 500 turun 0,13 persen, Dow sekitar 0,46 persen, dan Nasdaq 0,25 persen.
Sebelumnya pada Kamis pekan lalu, Presiden Joe Biden mengumumkan akan menaikkan tarif pajak terhadap keuntungan investasi atau capital gain tax. Hal ini pun membuat investor ketar-ketir dan melakukan aksi jual saham.
Namun kekhawatiran itu dapat diimbangi dengan menurunnya imbal hasil obligasi AS atau US Treasury serta mulai membaiknya laporan keuangan beberapa emiten di kuartal I tahun ini.
Pada Jumat, CBOE atau indeks "ketakutan" di Wall Street menurun 10 persen, sebagai tanda kecemasan investor yang menurun tentang risiko di masa mendatang.
Pada pekan ini, investor akan mencermati laporan kinerja beberapa emiten penting dengan kapitalisasi pasar tinggi, seperti Microsoft Corp (MSFT), induk Google Alphabet Inc (GOOGL), Apple Inc (AAPL) dan Facebook Inc (FB).
Nama-nama tersebut, termasuk Amazon.com Inc (AMZN), akan memberikan kenaikan terbesar pada saham dan diharapkan dapat melampaui penurunan yang sebelumnya terjadi.
Berdasarkan survei Refinitif Reuters, kinerja keuangan di kuartal pertama diperkirakan melonjak 33,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Proyeksi ini merupakan yang tertinggi sejak kuartal IV 2010.
Aktivitas pabrik AS semakin meningkat pada awal April. Data PMI atau indeks manufaktur AS meningkat menjadi 60,6 pada paruh pertama bulan ini, angka tertinggi sejak Mei 2007.
Tak hanya itu, permintaan konsumen juga mulai kuat. Penjualan rumah baru keluarga meningkat lebih dari yang diharapkan pada Maret 2021.
Ron Temple, kepala ekuitas AS di Lazard Asset Management, mengatakan ekonomi AS akan membukukan pertumbuhan terkuat dalam 50 tahun, naik lebih dari 6 persen di tahun ini maupun tahun depan.
Bahkan Federal Reserve pun akan membiarkan ekonomi berjalan lebih ‘agresif’ daripada tahun sebelumnya, menambah tinggi proyeksi pertumbuhan ekonomi.
Naked Brand Group (NAKD.O) melonjak 4,8 persen, setelah pemegang saham menyetujui rencana divestasi operasi batu bata dan mortir Bendon perusahaan.
Perusahaan berbagi gambar Pinterest Inc (PINS.N) naik 4,2 persen karena Credit Suisse menaikkan target harga. Perusahaan juga akan melakukan penawaran produk yang lebih baru dan memperluas jejak di pasar luar negeri demi menghasilkan pendapatan dan pertumbuhan pengguna yang lebih tinggi.
Meski demikian, beberapa laporan pendapatan pada mengalami penurunan. American Express Co (AXP.N) turun 1,9 persen, setelah melaporkan penurunan pada aktivitas belanja kredit dan pendapatan kuartalan yang lebih rendah.
Honeywell International (HON.N) turun 2,1 persen, setelah kehilangan ekspektasi pendapatan di kedirgantaraan, segmen bisnis terbesarnya.