Kabar Corona Dunia: Trudeau Disuntik AstraZeneca; KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik

Kabar Corona Dunia: Trudeau Disuntik AstraZeneca; KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik
Seorang pria menerima satu dosis vaksin corona di Dubai, Uni Emirat Arab. Foto: Abdel Hadi Ramahi/Reuters

Penanganan virus corona di dunia masih berlangsung hingga saat ini. Program vaksinasi corona menjadi salah satu andalan agar dunia bisa segera lepas dari pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari setahun ini.

Meski demikian, tantangan terus datang karena penularan COVID-19 memasuki gelombang ketiga atau third wave di sejumlah negara. Agar penularan corona tidak semakin meluas, maka sejumlah negara mulai menutup pintu masuk bagi warga negara asing.

Seperti apa perkembangannya? Berikut kabar corona dunia yang telah kumparan rangkum:

PM Kanada Justin Trudeau dan Istri Disuntik Vaksin AstraZeneca

Kabar Corona Dunia: Trudeau Disuntik AstraZeneca; KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik (1)
PM Kanada Justin Trudeau. Foto: Kadri Mohamed/ AFP

PM Kanada Justin Trudeau bersama istrinya, Sophie, menerima suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca pada Jumat (23/4). Trudeau dan istrinya disuntik vaksin di sebuah apotek di Ottawa.

Dalam kesempatan itu, Trudeau juga mengirim pesan kepada warganya bahwa vaksin AstraZeneca aman, meski ada beberapa laporan vaksin itu berefek penggumpalan darah. Menurut Trudeau, laporan penggumpalan darah itu hanya beberapa dari jutaan warga yang sudah divaksin AstraZeneca.

Diketahui vaksinasi di Kanada telah dilakukan di 10 provinsinya. Mayoritas provinsi merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk orang yang berusia 40-45 tahun.

"Karena Ontario telah mengizinkan orang berusia 40 tahun ke atas untuk menerima vaksin AstraZeneca di apotek, sekarang giliran kami," kata Trudeau yang berusia 49 tahun.

Vaksin Pfizer Produksi Baru Bisa Disimpan di Cold Storage, Tak Harus -70 Derajat

Kabar Corona Dunia: Trudeau Disuntik AstraZeneca; KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik (2)
Ilustrasi vaksin corona Pfizer-BioNTech. Foto: Dado Ruvic/REUTERS

Perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Pfizer, bakal memproduksi vaksin corona yang bisa disimpan dalam cold storage standar seperti vaksin-vaksin lainnya.

CEO Pfizer, Albert Bourla, menyatakan vaksin produksi baru tersebut sedang dalam proses. Sebagaimana diketahui, vaksin Pfizer versi saat ini harus disimpan pada suhu minus 70 derajat celsius. Hal tersebut tentu membuat sejumlah negara di Eropa, mengalami kesulitan dalam proses distribusinya.

Namun dengan produksi baru, vaksin Pfizer dijanjikan bisa disimpan di cold storage standar. Apabila hendak dipakai tinggal diencerkan.

Bourla menyatakan, tak ada yang berubah dari khasiat vaksin produksi baru. Bourla pun meyakini vaksinnya tetap bisa mencegah penularan varian baru corona dari Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Jepang Berlakukan Darurat COVID-19, KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik

Kabar Corona Dunia: Trudeau Disuntik AstraZeneca; KBRI Tokyo Minta WNI Tak Mudik (3)
Sejumlah orang berdiri di jembatan penyeberangan di daerah Dotonbori di Osaka, Jepang. Foto: Philip FONG/AFP

PM Jepang Yoshihide Suga pada Jumat (23/4) memberlakukan keadaan darurat di Tokyo, Osaka, Hyogo dan Kyoto. Kebijakan ini akan berlaku dari 25 April sampai 11 Mei 2021.

Pembatasan daruratmerupakan yang ketiga sepanjang pandemi COVID-19. Penerapan pembatasan bertujuan untuk menekan penyebaran kasus infeksi virus corona.

Terkait pemberlakuan pembatasan itu, Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi meminta agar Warga Negara Indonesia (WNI) mematuhi aturan Pemerintah Jepang, terutama disiplin protokol kesehatan termasuk menaati imbauan Pemerintah Indonesia untuk tidak mudik.