Kalbar Sepekan: Bayi Dibuang; 42 Mahasiswa Poltekkes Pontianak Terpapar Corona

Kalbar Sepekan: Bayi Dibuang; 42 Mahasiswa Poltekkes Pontianak Terpapar Corona
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Hi!Pontianak - Berbagai peristiwa terjadi selama sepekan terakhir di Kalimantan Barat. Peristiwa itu mulai dari seorang bayi perempuan dibuang di Riam Gunam Sekadau hingga perkembangan terkait COVID-19 di Kalbar.

Berikut Kalbar Sepekan yang dihimpun tim Hi!Pontianak:

1. Polisi Amankan Orang Tua Bayi Perempuan yang Dibuang di Riam Gunam Sekadau

Kurang dari 24 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Sekadau berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang membuang bayi perempuan di kebun karet di Riam Gunam, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar. Dua terduga pelaku tersebut merupakan orang tua bayi perempuan itu.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Anuar Syarifudin mengungkapkan, terduga pelaku laki-laki berinisial AP (20) dan berstatus mahasiswa. Ia diamankan petugas Unit Jatanras Polres Sekadau di wilayah Kecamatan Belitang sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu, 25 April 2021.

BACA JUGA

2. 15 Tahun Buron, Terpidana Illegal Logging Ditangkap: Lakukan Operasi Plastik

Setelah sempat buron selama 15 tahun, Prasetyo Gow alias Asong, terpidana kasus illegal loging, atau pembakalan hutan, akhirnya tertangkap. Asong mengelabuhi petugas dengan cara melakukan operasi plastik dan mengubah identitasnya.

Kejaksaan Tinggi (kejati) Kalimantan Barat meringkus Asong terpidana kasus illegal loging atau pembalakan hutan di Kalimantan Barat, pada Kamis, 22 April 2021.

3. Corona Varian Ganas, Pemuda di Sintang Meninggal Tanpa Penyakit Penyerta

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan, bahwa kasus corona di Bumi Senentang khususnya pada bulan April 2021 ini masuk dalam varian yang ganas, beda dibanding sebelumnya.

“Di bulan April ini, ada yang meninggal masih muda. Umurnya 32 tahun. Tanpa penyakit penyerta. Murni karena corona,” kata Jarot saat konferensi pers perkembangan COVID-19 Kabupaten Sintang, Senin, 19 Maret 2021.

4. Update Corona Kalbar, Jumat 23 April 2021: Kasus COVID-19 Aktif Capai 950 Orang

Kasus aktif corona di wilayah Kalimantan Barat kian meningkat. Pada data Jumat, 23 April 2021, terdapat 950 orang yang terpapar corona. Angka tersebut merupakan kasus aktif tertinggi selama pandemi di Kalbar.

Kasus aktif corona terbanyak ada di Kabupaten Sintang yakni sebanyak 149 orang, kedua berada di Kabupaten Ketapang sebanyak 120 orang, dan ketiga di Kota Pontianak sebanyak 109 orang.

5. Klaster Baru COVID-19 di Kalbar: 42 Mahasiswa Poltekes Pontianak Terpapar Corona

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkapkan sebanyak 42 mahasiswa hingga dosen di Politeknik Negeri Kesehatan (Poltekes) Pontianak terpapar corona dengan viral load tinggi.

Harisson menyayangkan hal ini terjadi, karena kampus tersebut seharusnya mengerti tentang penerapan protokol kesehatan pandemi corona.

“Jadi Poltekes ini banyak yang positif mahasiswanya ya, dan ada juga dosen yang positif. Ini sangat mengejutkan, karena Poltekes ini Politeknik Kesehatan. Mereka yang paling mengerti kesehatan,” jelas Harisson, Minggu, 15 April 2021.