Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah hari ini. Pada penutupan perdagangan Senin (3/5) kemarin, IHSG ditutup turun 43,019 poin (0,72 persen) ke 5.952,597.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan berada pada rentang 5934-6023. Salah satu sentimen negatif yaitu The Fed yang berpotensi mengubah pandangannya menjadi hawkish setelah data ekonomi yang optimis membuat investor domestik berhati-hati akan nilai tukar rupiah.
"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cukup berat," tulis Lanjar melalui risetnya, Rabu (4/5).
"Secara teknikal IHSG break out support bullish trend dan MA5. Indikasi negatif meskipun RSI dan Stochastic masih dalam keadaan momentum bullish. Indikator MACD memberikan kondisi undervalue," terangnya.
Sementara itu, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan pergerakan indeks saham diperkirakan terkoreksi wajar.
"Gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG masih terlihat belum akan berakhir hingga saat ini," ujarnya.
Berikut saham-saham rekomendasi yang bisa dicermati:
PT Astra Agro Lestari (AALI) PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) PT Bank Central Asia (BBCA) PT Telkom Indonesia (TLKM) PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) PT Summarecon Agung Tbk(SMRA) PT Mayora Indah Tbk (MYOR).