Ketiga indeks utama Wall Street naik tipis pada perdagangan Kamis. Perbaikan pasar tenaga kerja membantu meningkatkan ekspektasi dalam pemulihan ekonomi dan mendorong saham untuk mendapatkan keuntungan.
Melansir Reuters, Jumat (28/5), Dow Jones Industrial Average naik 141,59 poin atau 0,41 persen menjadi 34.464,64, indeks S&P 500 naik 4,89 poin atau 0,12 persen menjadi 4.200,88, dan Nasdaq Composite turun 1,72 poin atau 0,01 persen menjadi 13.736,28.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran turun lebih dari yang diharapkan, yakni 406.000 klaim. Angka ini merupakan level terendah selama 14-bulan terkahir. Penurunan terjadi karena pembatasan pandemi terus dicabut, sementara pengeluaran bisnis untuk peralatan bertambah cepat.
Data tersebut membantu mengangkat imbal hasil US Treasury, dengan tenor patokan 10 tahun naik menjadi 1,625 persen. Kenaikan imbal hasil ini menurunkan saham teknologi, namun membantu kenaikan sektor keuangan.
Namun, imbal hasil 10 tahun tersebut tetap berada dalam kisaran selama beberapa hari terakhir, sekaligus menjaga kekhawatiran inflasi yang terlalu tinggi.
Selain itu, investor juga terus mengamati dengan cermat data ekonomi dan komentar dari pejabat Federal Reserve mengenai tanda-tanda kenaikan inflasi dan kemungkinan bank sentral dapat mulai menarik kembali langkah-langkah stimulus masifnya.
Produsen pesawat AS, Boeing, naik 3,87 persen dan memimpin Dow setelah saingannya dari Eropa Airbus menguraikan peningkatan hampir dua kali lipat dalam produksi, akibat pemulihan yang kuat.
Pemasok Boeing General Electric melonjak 7,09 persen dan keduanya merupakan pendorong terbesar bagi industri S&P.
Investor saat ini menanti laporan pengeluaran konsumsi pribadi, yang jatuh tempo pada hari Jumat ini. Laporan ini merupakan ukuran inflasi bank sentral untuk target jangka panjang sebesar 2 persen.
Pejabat Fed telah berulang kali menyatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa bank sentral belum siap untuk menyesuaikan dukungan moneternya, meskipun beberapa pihak menyarankan mereka terbuka untuk mulai membahas pengurangan rencana pembelian obligasi.
Nvidia Corp mengatakan pendapatan kuartal II tahun ini akan di atas perkiraan analis, namun sahamnya justru turun 1,35 persen karena pembuat chip ini tidak dapat mengatakan dengan pasti berapa banyak kenaikan pendapatan akibat penambangan uang kripto.
Volume di bursa AS adalah 12,48 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 10,52 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.